broken of memory

broken of memory

Sabtu, 06 April 2013

teori organisasi umum hlm 11 kelompok 6


PENAWARAN UANG DAN HARGA PANDANGAN KLASIK

Teori keuangan ini boleh dibedakan dalam dua bentuk : yaitu teori kuantitas (quantity theory of money) dan teori sisa tunai (cash balance theory). perubahan dalam penawaran uang akan menimbulkan perubahan yang sama persentasinya dengan tingkat harga. Kenaikan penawaran uang akan manaikan harga pada tingkat yang sama dan penurunan penawaran uang akan menurun harga juga pada tingkat yang sama.

PERSAMAAN PERTUKARAN.
Teori kuantitas uang biasanya diterangkan dengan menggunakan persamaan pertukaran. Persamaan tersebut dinyatakan sebagai berikut:
                                MV = PT
Di mana M adalah penawaran uang, V adalah laju peredaran uang, P adalah tingkat harga, dan T adalah jumlah barang-barang dan jasa yang diperjualbelikan dalam perekonomian.
                Di dalam persamaan tersebut M diartikan sebagai penawaran uang dalam penegertian yang sempit (M1). Ini berarti  M sama dengan mata uang dalam edaran tambah uang bank atau uang giral. Besarnya V ditentukan oleh keseringan uang yang tersedia berpindah tangan dalam masyarakat dalam suatu tahun tertentu.

                Jumlah barang dalam ekonomi, yaitu T mempunyai arti berikut :
                                 i.            Ia adalah nilai fisikal dan bukan nilai uang dan
                               ii.            Ia meliputi barang-barang jadi maupun barang setengah jad

Teori kuantitas uang ada kalanya dinyatakan dengan menggunakan persamaan berikut :

                MV y = Y
Dimana M adalah penawaran uang, Vy adalah laju peredaran uang yang dibelanjakan untuk membeli barang-barang jadi saja, dan Y adalah pendapatan nasional. Nilai Y adalah sama dengan tingkat harga dikalikan dengan jumlah barang-barang jadi yang diperjual belikan.

TEORI KUANTITAS UANG
            Perubahan dalam penawaran uang akan menimbulkan perubahan yang sama tingkanya ke atas harga-harga, dan perubahan kedua variabel tersebut adalah arah yang sama .

Asumsi dan Pandangan Teori Kuantitas
Teori kuantitas uang dikemukakan oleh Irving Fisher, Seorang ahli ekonomi Amerika yang tergolong dalam golongan ahli-ahli ekonomi Klasik. Pandangan teori kuantitas didasarkan kepada dua asumsi berikut :

1.       Laju peredaran uang , atau V, adalah tetap  Menurut ahli-ahli ekonomi klasik kelajuan peredaran uang tergantung kepada beberapa faktor teknikal seperti sistem pembayaran gaji, ciri-ciri kegiatan perdagangan , efisiensi sistem pengangkutan dan kepadatan penduduk. Faktor-faktor ini tidak mengalami perubahan dalam jangka pendek, dan oleh karna itu cara-cara masyarakat untuk menggunakan uang dan berbelanja tidak berubah.
2.       Kesempatan kerja penuh selalu tercapai dalam ekonomi  Oleh karena itu jumlah barang-barang adalah tetap dan tidak dapat ditambah. Disamping itu penawaran tidak akan pernah kurang dari produksi barang pada kesempatan kerja penuh oleh karena, sesuai dengan Rumusan Say, setiap barang yang dikeluarkan akan dibeli masyarakat (supply creates its own demand).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar